Jakarta, 11 Februari 2026 — Perkembangan teknologi digital yang semakin pesat membawa berbagai kemudahan sekaligus tantangan baru bagi keluarga, khususnya dalam mendampingi anak menggunakan internet, media sosial, dan perangkat digital secara aman dan bertanggung jawab.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap tantangan tersebut, Sie Pendidikan Jamiyyah SD Islam Al Azhar 1 dan SMP Islam Al Azhar 1 menyelenggarakan Seminar & Workshop bertajuk “Mastering Parental Control: Panduan Praktis AI & Fitur Keamanan Sosial Media untuk Melindungi Buah Hati”, pada Rabu, 11 Februari 2026, bertempat di Aula Buya Hamka, Al Azhar Pusat, Jakarta.
Mengusung semangat bahwa era digital tidak bisa dihindari, tetapi dapat dipahami dan dikendalikan, kegiatan ini dirancang untuk memperkuat literasi digital orang tua sekaligus memberikan bekal praktis dalam menciptakan lingkungan digital yang lebih aman bagi anak.
Dari Literasi Digital hingga Keamanan Anak
Seminar dan workshop menghadirkan narasumber dari berbagai bidang keahlian, yaitu Ruby Alamsyah, ST., MTI, Digital Forensic Expert; Intan Erlita, M.Psi., Psikolog, psychologist; serta Omari Ramadan, M.Si, Chief Executive Officer Google for Education Partner. Kegiatan dipandu oleh Ratih Aulia sebagai news anchor sekaligus moderator.
Melalui perspektif teknologi, keamanan digital, dan psikologi, para peserta memperoleh wawasan mengenai berbagai tantangan yang dihadapi anak di ruang digital serta bagaimana orang tua dapat memanfaatkan teknologi sebagai instrumen perlindungan.
Tidak hanya memahami risiko, orang tua juga diajak mengenal pemanfaatan AI, parental control, serta berbagai fitur keamanan pada media sosial secara lebih praktis. Dengan demikian, pengawasan digital tidak semata-mata dimaknai sebagai pembatasan, melainkan sebagai bagian dari proses pendampingan dan pendidikan anak.
Parenting di Era Digital Membutuhkan Kehadiran Orang Tua
Di tengah semakin dekatnya kehidupan anak dengan gadget, internet, media sosial, hingga kecerdasan buatan, peran orang tua menjadi semakin penting. Teknologi dapat menyediakan fitur keamanan, tetapi keteladanan, komunikasi, dan kehadiran orang tua tetap menjadi fondasi utama dalam membangun kebiasaan digital yang sehat di dalam keluarga.
Semangat tersebut sejalan dengan pentingnya kolaborasi antara sekolah dan keluarga dalam mendampingi tumbuh kembang anak. Dalam lingkungan pendidikan Al Azhar, sinergi dengan orang tua juga menjadi bagian penting dalam mendukung pendidikan dan pembentukan karakter murid.
Melalui terselenggaranya Mastering Parental Control, Jamiyyah SDIA 1 dan SMPIA 1 Al Azhar berharap para orang tua tidak hanya semakin memahami teknologi yang digunakan anak-anaknya, tetapi juga mampu menjadi pendamping, pelindung, sekaligus teladan dalam kehidupan digital mereka.
Sebab pada akhirnya, parenting di era modern bukan hanya tentang seberapa jauh orang tua mampu mengontrol teknologi, tetapi bagaimana literasi digital, komunikasi, dan keteladanan berjalan beriringan untuk menjaga buah hati.
Era digital tidak bisa dihindari. Namun dengan ilmu, kesadaran, dan pendampingan yang tepat, orang tua dapat memastikan anak-anak tumbuh menjadi generasi yang cerdas memanfaatkan teknologi, bijak bermedia sosial, serta tetap memiliki karakter dan nilai-nilai yang kuat.